Admin Admin
Jumlah posting : 549 Registration date : 08.01.08
| Subyek: Presiden Bush Balas Surat Erica Kaunang Sat May 03, 2008 9:07 am | |
| Gadis cilik berdarah kawanua kritik Presiden AS Presiden Bush Balas Surat Erica Kaunang Erica Kaunang Sebuah prestise membanggakan diukir gadis cilik berdarah Kawanua, Erica Kaunang (7). Putri dari Joutje Kaunang dan Eva Purba ini, mendapat surat khusus dari ‘White House’ tertanggal 1 April 2008. Hebatnya, surat itu ditandatangani langsung Presiden AS, George W Bush. Surat orang paling berkuasa di Negeri Paman Sam tersebut, merupakan respons dari surat yang dikirim Erica Kaunang untuk sang presiden. Murid kelas 2 Publik School 199 Queen New York tersebut, awalnya mendapat tugas dari gurunya atas persetujuan kepala sekolah, untuk me-nulis surat buat Presiden Bush. Nah, dalam surat itu, gadis asal Kawanua yang telah men-jadi warga negara Amerika ter-sebut, mengkritisi sang pre-siden.’’Dalam suratnya Erica meminta agar Presiden Bush bisa menghentikan pepera-ngan yang terjadi di sejumlah kawasan dan hal lainnya yang dimintanya, agar pemerintah memperbanyak polisi di jalan-jalan,’’ ungkap Joutje Kaunang, ayah Erica kepada Komentar lewat elektronik mail. Joutje sendiri tak menyang-ka, 1 April 2008 lalu, datang sebuah surat di aparte-mennya di 4537 47th Street Woodside New York. Yang membuat kaget, surat itu ber-asal dari Gedung Putih (Istana Presiden AS) yang terlampir jelas di kop suratnya. Ketika dibuka, memang surat itu da-tang dari Presiden AS George W Bush yang membubuhkan tanda tangannya. Bush dalam balasan surat untuk Erica menulis, ‘’Buat Erica, terima kasih atas ko-respondensinya. Saya sangat menghargai dan ingin menge-tahui setiap pandangan-pan-dangan dari rakyatku. Saya bangga melayani rakyat se-bagai presiden di negara besar ini. Saya akan berusaha membuat kehidupan lebih baik dan nyaman bagi selu-ruh rakyat Amerika. Terima kasih kembali atas waktunya untuk menulis surat kepada saya. Kiranya Tuhan member-kati Erica dan memberkati Amerika. Hormat saya, Geor-ge W Bush.’’ Begitu membaca surat singkat Bush, Joutje Kaunang mengaku sangat bangga ter-hadap putrinya. ‘’Kami selaku orangtua merasa bangga, karena kesempatan seperti ini jarang terjadi di tanah air, di mana seorang presiden me-luangkan waktunya untuk membalas surat dari anak sekolah. Khususnya anak-anak yang berprestasi. Sebe-narnya kami tidak tahu me-nahu tentang surat dari Erica untuk Presiden Bush, dan dia juga tidak pernah menceri-takan,’’ aku Joutje yang bang-ga, karena Presiden Bush juga mengirimkan fotonya dalam surat untuk Erica. Erica sendiri meski masih kecil, namun sudah mengukir seabrek prestasi di seko-lahnya. Sejumlah pengharga-an gadis Kawanua kelahiran 3 Agustus 200 itu di antara-nya, Student of The Month, Reader of The Month, Out-standing Mathematics dan lainnya.(rik/man) Koran Komentar | |
|